Perwakilan keluarga Dorce Gamalama menceritakan awal mula seniman 58 year tersebut terinfeksi Covid-19. Bermula terhadap 5 Februari 2022, Dorce jatuh sakit usai mampir ke kediamannya di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.
"Tersebut hari Sabtu, mama ke tempat tinggal Lubang Buaya dan enggak kasih kabar. Hingga di tempat tinggal, mama masuk angin, muntah-muntah," kata Mimi Artati selaku keponakan Dorce Gamalama di RS Pusat Pertamina (Rspp) Simprug, Jakarta, Rabu (16/2/2022).
Lantaran tak kunjung pulih, Dorce Gamalama dilarikan ke RSPP untuk mendapat penanganan medis. Tapi ketika tersebut, Dorce masih baik-baik saja.
"Kondisinya masih memahami, masih sanggup diajak ngobrol. Meskipun ya udah enggak nyambung. Dites Covid juga masih negatif," ujar Mimi Artati.
Dorce Gamalama baru mengalami penurunan situasi terhadap 7 Februari 2022.&Nbsp;
"Kabar berasal dari Abu anak bontotnya, mama telah enggak jelas dan dipanggil enggak nyahut. Berasal dari situ telah mulai drop," imbuh Mimi Artati.
Berasal dari hasil inspeksi, dokter mengatakan tersedia virus yang bersarang di paru-paru Dorce Gamalama. Baru sesudah itu seniman 58 th dinyatakan positif Covid-19.
"Hingga selanjutnya ya meninggal," ucap Mimi Artati.
Dorce Gamalama meninggal global pagi tadi di RSPP Simprug, Jakarta. Sebelum menghembuskan napas paling akhir, Dorce dirawat dikarenakan terinfeksi Covid-19.
Jenazah Dorce Gamalama dimakamkan di TPU Bantar Jati, Jakarta bersama penerapan protokol kesegaran ketat. Tapi sebelum dimakamkan, Dorce sempat disalatkan di Masjid Al Hayyu yang dia dirikan semasa hidup.
Sebelum terinfeksi Covid-19, Dorce Gamalama lebih pernah berjuang melawan penyakit hipoglikemia dan demensia alzheimer.
0 Komentar